weRiau.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, mengatakan pada Pilpres 2019 tak tertutup kemungkinan pihaknya berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden.
Partai Gerindra sedianya akan mengusung Prabowo Subianto, sementara Partai Demokrat akan menjagokannya Agus Harimurti Yudhoyono.
"Dengan koalisi antara Partai Gerindra dan Demokrat lebih dari 20% (presidential threshold-nya). Sah-sah saja (berkoalisi) dan bisa terjadi," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/7/2017).
Sesuai hasil rapat kerja nasional (Rakernas) di Lombok, Agus mengatakan Demokrat berkomitmen mengusung calonnya sendiri untuk berlaga di Pilpres 2019, baik sebagai capres ataupun cawapres.
Sementara peluang untuk berpasangan antara Prabowo-AHY, sejauh ini tidak tertutup kemungkinan bisa terjadi. Pasalnya, hingga kini Demokrat masih berkomunikasi dengan semua pihak dalam rangka menggalang kekuatan di pesta demokrasi lima tahunan mendatang.
"Prabowo masih firm mencalonkan diri sebagai presiden dan UU Pemilu bisa saja di-judicial review. Demokrat juga harus siapkan next leader ke depan. Sebab dalam rakernas di Lobok kami ingin mengusung dari Demokrat sendiri," terang Agus, sebagaimana dikutip dari okezone.com.
?Wakil Ketua DPR itu menambahkan, pada 2014 lalu perolehan suara Demokrat turun lantaran tak memiliki calon untuk dimajukan dalam Pilpres. Maka untuk Pilpres 2019 pihaknya berbenah, salah satunya dengan mendorong calon dari internal, di mana yang dijagokannya ialah AHY.
"(AHY dijagokan) jadi ini dorongan dari kader bawah ya, dari yang lain juga ada. Rasanya Indonesia kalau memiliki leader seperti ini akan baik, karena ia handal, masih muda, hebat dan cerdas," ujar Agus.
Ia menegaskan Partai Demokrat berupaya mengajukan calon yang terbaik dalam perhelatan Pilpres mendatang.? Karena itu, pihaknya masih mencairkan komunikasi dengan parpol-parpol lainnya.
Adapun terkait pertemuan antara Prabowo dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pihaknya ?memastikan bahwa itu akan terjadi.
"Biasanya kalau sudah dicanangkan padtinya akan (jadi) ketemu?," pungkas dia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan antara Prabowo dan SBY akan dilangsungkan malam ini di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu salah satunya akan membahas tentang Pemilu 2019. (rac)
Demokrat Tak Menampik Koalisi Prabowo-AHY Bisa Terjadi di Pilpres 2019
Rouf Azizi
Jumat, 28 Juli 2017 - 15:33:20 WIB
Pilihan Redaksi
IndexCatat Sejarah di Jambi, Enam Guru PPPK Resmi Dilantik Menjadi Kepala Sekolah
Dana Desa 2026 Difokuskan untuk BLT, Ketahanan Desa, hingga Koperasi Merah Putih
Sepanjang 2025, BP3MI Riau Fasilitasi Pemulangan 2.707 PMI Bermasalah dari Malaysia
Api Berhasil Dipadamkan, TGI Utamakan Keamanan Masyarakat dan Pemulihan Operasional
Selasa Pagi, PLTA Koto Panjang Buka Dua Pintu Spillway Pukul 10.00 WIB
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Politik
Perkuat Pendidikan Demokrasi, KPU Rohul Teken MoU dengan Pemkab Rokan Hulu
Kamis, 22 Januari 2026 - 19:00:00 Wib Politik
Gerindra Rohul Gelar Pendidikan Politik dan Kaderisasi 2025
Minggu, 28 Desember 2025 - 08:05:16 Wib Politik
DPC Partai Demokrat Rohul Gelar Rakercab 2025, Perkuat Konsolidasi Kader Pasca Pileg dan Pilkada
Senin, 15 Desember 2025 - 14:55:56 Wib Politik
DPP & DPW Datang ke Rohil, JC: Tanda-tanda Alam Kader Murni NasDem Akan Jadi Bupati 2030
Selasa, 18 November 2025 - 13:45:12 Wib Politik

